23 Februari, 2008

halaman 3

Batu Pijakan

Jangan pernah bersedih
Karena kau terlalu mencintaiku
Jangan pernah bersedih
Karena kau merasa kehilanganku
Jangan pernah bersedih
Karena kau tak sanggup melupakanku
Maka jangan bersedih
Saat aku meninggalkanmu

Dan ingatlah waktu-waktu terbaik
Yang pernah kita lalui
Maka kau akan bangga
Karena telah mengenalku
Karena aku hanyalah batu pijakan bagimu
Saat kau ingin melompat lebih tinggi



Nama, wajah, dan tingkahmu
Terus menari indah di pikiranku
Bayangmu selalu menghantuiku
Tapi mengapa hati ini tetap mengingkarinya
Tak menginginkannya


Semakin aku memikirkannya
Semakin aku membenci saat-saat ini
Semakin lama kumemandangnya
Semakin kuharap dapat membencinya
Tapi hati ini pun tak kuasa melakukannya



Diriku sekokoh batu karang
Berdiri tegak
Tapi tak ada yang tahu
Bahwa batu karang ini amat rapuh
Kapan pun diriku bisa hancur
Hanya dengan ombak kecil
Tapi semua itu kututupi dengan ketegaranku
Dengan dinding yang terlihat kokoh
Hanya terlihat kokoh



Khilafku

Sesaat, ku terhenti….
“Allah, apa yang telah kulakukan hari ini?”
Tanpa kusadari
Kubuang semua waktu yang kau beri
Sesal diri ini
Ku hanya bisa meratapi diri
Sepi sendiri
Ku anggap waktu tak berarti
Ampuni aku Allah
Ku memang manusia yang tak tahu diri
Tak pernah mensyukuri waktu yang kau beri
Sekarang tinggallah angan yang tak pasti
Yang kan datang menanti



Alunan nyanyian indah yang selalu kau senandungkan untukku
Kini terdengar bisu di telingaku
Semua kata manismu yang kau bisikkan
Terasa hambar tak bermakna
Tak ada lagi romantika
Karena kutahu semua dustamu



Kau buatku membumbung tinggi ke angkasa
Melayang dan terbang tak terarah
Dan kapan pun kau mampu menjatuhkanku seketika
Hingga hancur berkeping-keping



Di sini

Ku menantimu di sini
Di bawah terik mentari
Bermandi peluh
Ku menantimu di sini
Di bawah cahaya rembulan
Dan dinginnya hembusan angin malam
Ku tetap menantimu di sini
Berharap kau kan datang untukku
Dengan membawa sejuta bahagia



My happy ending

Whatever we do..
We’ll change nothing
There’s something wrong between us
About our friendship..
And in the end..
Will I ever get my happy ending?

Tidak ada komentar: